Tatsuki Fujimoto kembali mengaburkan garis antara realitas dan fiksi dalam sebuah narasi meta-sinematik yang memusingkan sekaligus memukau. Goodbye Eri bukan sekadar manga tentang seorang remaja yang merekam kematian ibunya, melainkan sebuah eksplorasi provokatif tentang bagaimana kita memilih untuk mengingat seseorang melalui lensa kamera.
Budi Sardjono membawa kita menyelami fragmen budaya Jawa yang luput dari catatan sejarah: tradisi Gowok. Gowokan sebagai institusi pendidikan seksual tradisional, bagaimana masyarakat masa lalu memandang kedewasaan pria melalui tangan dingin seorang perempuan terpilih.
Puncak penutup dari trilogi Three Body Problem. Menyajikan fiksi ilmiah perihal kematian peradaban di hadapan hukum fisika alam semesta yang dingin dan tidak kenal ampun.


.webp)
.webp)
.webp)